Portal Edukatif, Contoh Pemanfaatan Broadband
Program seperti ini diklaim mampu mendorong para pelajar untuk belajar dengan mandiri.
Program pembelajaran melalui media digital interaktif diklaim mampu mendorong para pelajar untuk belajar dengan mandiri, lebih mudah dan atraktif.
VIVAnews - Berdasarkan data Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo), hingga akhir Juni 2011, terdapat sekitar 45 juta pengguna Internet di Indonesia.
Yang menarik, dari jumlah tersebut, 64 persen di antaranya, atau sekitar 28 juta pengguna merupakan pengguna berusia muda, antara 15 sampai 19 tahun. Usia tersebut merupakan usia di mana pengguna umumnya masih mengenyam pendidikan.
Melihat fakta tersebut, salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh operator telekomunikasi seperti Telkomsel untuk mendukung dunia pendidikan adalah membangun web portal bagi siswa yang bersifat edukatif yang berisikan konten-konten pembelajaran yang mengacu kepada standar Diknas.
“Siswa hanya perlu untuk mengakses situs itu untuk mendapatkan materi-materi belajar yang diinginkannya,” kata Tubagus Husniyullah, General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel pada talkshow ‘Bincang Seluler’ keempat yang bertajuk Kreativitas Generasi Muda di Era Broadband.
Di situs, bisa juga digelar pelatihan dan gathering ICT (information, communications & technology) bagi para siswa.
“Dalam kegiatan ini, kami mengajak para siswa untuk mengenal lebih dalam dunia digital interaktif dan menyediakan kemudahan belajar.” Kata Husniyullah. “Siswa akan dikenalkan dengan metode belajar yang lebih menarik dengan pembelajaran interaktif media digital,” ucapnya.
Program pembelajaran melalui media digital interaktif ini diklaim mampu mendorong para pelajar untuk belajar dengan mandiri, lebih mudah dan atraktif. “Siswa bisa pilih pelajaran yang diinginkan seperti Fisika, Biologi dan Bahasa Inggris sesuai jenjang kelas masing-masing,” kata Husniyullah.
Selain itu, tersedia pula informasi terkini di dunia telekomunikasi khususnya selular dan perkembangannya.
“Nantinya, lewat situs itu, begitu terdaftar jadi member dan berhasil login, siswa bisa memanfaatkan portal tersebut sebagai ajang diskusi, mempelajari demo soal yang dikemas menarik dengan tampilan gambar full colour dan suara,” kata Husniyullah. “Siswa juga bisa mandapatkan latihan-latihan soal hingga meng-upload video dan foto serta link ke media sosial misalnya Facebook dan Twitter,” ucapnya.
Menurut Acep Syaripudin, praktisi internet sehat bagi pelajar, contoh di atas merupakan contoh optimalisasi broadband di kalangan remaja dan anak muda. “Ini merupakan salah satu cara pemanfaatan internet secara bijak dan sehat namun tetap kreatif,” ucapnya. (eh)
- Info Momentum
- Misteri Pembunuhan Presiden Kennedy Dengan Proyek UFO Rahasia
- Kawah Patomski, Kawah Misterius Bentukan Alien di Tengah Hutan Rusia
- "The Count" Penipu Ulung Paling Lihai di Dunia
- Hasta Brata, Misteri Ilmu Kepemimpinan Jawa
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Kisah Misteri Penyebab Kecelakaan di Gunung Lipan Kalimantan
- FOTO: Cantiknya Rosnita Putri Wanita Teman Dekat Arya Wiguna



