TEKNOLOGI

Asteroid 2012 DA14 Akan Tabrak Bumi di 2013?

Jika asteroid seukuran itu sampai menabrak Bumi, ia akan memicu ledakan setara bom nuklir.

ddd
Selasa, 6 Maret 2012, 07:47 Elin Yunita Kristanti
Asteroid
Asteroid (nasa.gov)

VIVAnews -- Asteroid sepanjang 150 kaki atau 45,7 meter akan berada dalam jarak relatif sangat dekat dengan Bumi. Saking dekatnya, batu angkasa yang diberi nama 2012 DA14 akan melayang di bawah satelit buatan manusia yang mengorbit di sekitar planet kita.

Menurut laporan dampak risiko Badan Antariksa Ameriksa Serikat (NASA) mengatakan, kemungkinan asteroid itu manghantam Bumi sangat rendah, namun pada 15 Februari 2013, jaraknya hanya sekitar 17.000 mil atau 27.358,8 kilometer, lebih dekat dari satelit geostasioner yang diluncurkan manusia ke luar angkasa.

Jika asteroid seukuran itu sampai menabrak Bumi, ia akan memicu ledakan setara bom nuklir.

Dua astronom dari Observatorio Astronómico de La Sagra, Spanyol menemukan 2012 DA14 pada akhir Februari 2012.

Hasil kalkulasi yang didapatkan, orbit batu angkasa itu sangat mirip dengan Bumi. Beberapa laporan berspekulasi, bahwa kemungkinan tubrukan pada 15 Februari tahun depan besar. Namun, astronom  Phil Plait, pemilik blog Bad Astronomy, mengesampingkan dampak itu.

"Asteroid 2012 DA14 hampir pasti tak akan menabrak Bumi Februari tahun depan. Kemungkinannya sangat rendah, nyaris nol. Dengan tak mengesampingkan dampaknya di masa depan, untuk saat ini, kita masih aman," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, Senin 5 Maret 2012.

Terkait jaraknya yang bahkan lebih dekat dari satelit buatan manusia, Plait mengatakan, tak ada yang perlu dikhawatirkan.  "Tujuh belas ribu mil jauh di bawah banyak satelit kita yang mengorbit Bumi. Sejauh yang saya ketahui, ini adalah asteroid seukuran itu yang terdekat selama ini. Bagaimanapun, ia tak akan menabrak Bumi. Secara astronomi, 17.000 mil adalah jarak yang dekat, tetapi dalam istilah manusia, tak akan ada ancaman."

Setelah 2013, Asteroid 2012 DA14 akan kembali mendekati Bumi pada tahun 2020. Namun, menurut Plait, peluangnya untuk membahayakan umat manusia lebih rendah dari peluang seseorang tersambar petir dalam hidupnya. Yakni 1: 100.000.

Ancaman 2040

Sementara Asteroid 2012 DA14 sangat jarang disinggung keberadaannya, para astronom kini disibukkan mengantisipasi ancaman yang mungkin disebabkan sebuah batu angkasa 28 tahun mendatang. Tepatnya 5 Februari 2040.

Astronom dunia, dari Badan Antariksa Eropa (ESO) dan  Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) kini sedang memusatkan perhatian pada pergerakan sebuah asteroid yang besarnya sedikit lebih panjang dari lapangan bola. Namanya, Asteroid 2011 AG5. Kemungkinannya menabrak Bumi adalah 1:642, peluang terbesar yang pernah ada.

Meski ukurannya tak sebesar batu angkasa yang memusnahkan spesies Dinosaurus 65 juta tahun lalu, para ilmuwan tak menganggap remeh asteroid ini. NASA telah menempatkannya dalam obyek benda dekat Bumi yang harus diawasi. Asteroid ini bahkan jadi agenda pembicaraan penting dalam pertemuan Komite Sains PBB atau United Nations Scientific and Technical Subcomittee awal bulan ini di Wina.

Sebab, jika asteroid itu lolos dan menabrak sebuah kota, niscaya jutaan nyawa akan melayang.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ubenk86
09/03/2012
bener2 hebat yang komen nya..seru abis
Balas   • Laporkan
bosz
07/03/2012
asik dong kalau jatuh... qiqiqiqiqiq.....
Balas   • Laporkan
345966 | 08/03/2012 | Laporkan
gundulmu amblek matilah awak e dewe
satriacherbon
07/03/2012
Semakin dekat aja akan tanda-tanda datangnya KIAMAT QUBRO....
Balas   • Laporkan
sky208
06/03/2012
semoga aja ga terjadi masalah apapun dibumi ini.
Balas   • Laporkan
meita.ahmad1
06/03/2012
15 Februari 2014
Balas   • Laporkan
gilankdl
06/03/2012
mati mah tinggal mati.....
Balas   • Laporkan
lasiyah.ulum
06/03/2012
waduuuh, 2 komen diatas kya yg di film2.. spti yg ga ngerti tp sok aman, apapun bisa terjadi,, mana tau tuh asteroid jatuhnya kemana,tetap harus waspada, coba liat tentang tsunami.. mana ada yg tau walau alat2 mnurut manusia sudah canggih..
Balas   • Laporkan
tambahin aja dari 4 speaker TOA jadi 36.. suaranya pasti bisa belokkan benda apa aja yg mendekat ke bumi.. wkwkwkwk...
Balas   • Laporkan
di endonesia mah banyak 'pawang' dan ahli supranaturalogi, jadi siapa tau bisa membelokkan orbit asteroid tsb. LAPAN yg punya radar segede panci somay tenang2 aja tuh.., katanya sih sedang mengamati, bukan mengamati objek tapi mengamati riset NASA...
Balas   • Laporkan
koberkobere
06/03/2012
semoga indonesia tidak tertabrak asteroid ini...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com