TEKNOLOGI

Kapsul Dragon Milik SpaceX Pulang ke Bumi

Kapsul Dragon diperkirakan jatuh di Lautan Pasifik, dekat lepas pantai California.

ddd
Kamis, 31 Mei 2012, 12:14 Bayu Galih
Pesawat luar angkasa SpaceX
Pesawat luar angkasa SpaceX (FastCompany)

VIVAnews - Kapsul luar angkasa Dragon milik perusahaan antariksa asal Amerika, SpaceX, akan kembali ke bumi hari ini. Sebelumnya, kapsul Dragon telah berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama sepekan, dalam misi penerbangan luar angkasa komersial pertama yang diluncurkan SpaceX dari instalasi milik Lembaga Antariksa AS, NASA.

Mengutip laman BBC, kapsul tanpa awak ini diperkirakan menembus atmosfer, dan jatuh di Lautan Pasifik, di sekitar lepas pantai California, Amerika Serikat.

Dragon mencetak sejarah sebagai misi komersial pertama pada Jumat pekan lalu. Misi komersial ini ditujukan untuk mengantarkan kargo berupa suplai kebutuhan di ISS.

Astronot di ISS sendiri telah menutup pintu kapsul Dragon pada Rabu. Penutupan dilakukan setelah mengisinya dengan sejumlah perlengkapan yang dikembalikan lagi ke bumi.

Kru di ISS harus melepas sandaran pesawat kargo ini dari platform ISS dengan menggunakan lengan robotik. Setelah itu, kapsul Dragon pun melayang menuju bumi.

Untuk melepas sandaran pun bukan proses yang mudah. Dragon harus mendorong tenaganya beberapa kali, sebelum kemudian melambat dan pelan-pelan meninggalkan stasiun angkasa luar.

SpaceX telah memiliki rencana kontrak sebesar US$1,6 miliar dengan NASA. Kontrak akan segera dilakukan menunggu kesuksesan Dragon, yaitu tak lama setelah Dragon mendarat di lautan.

"Ini merupakan fase yang menantang dari penerbangan. Hanya beberapa negara yang telah melakukan ini sebelumnya, kami tidak menganggap ini mudah," kata Direktur Misi SpaceX, John Coulurlis.

Dragon diperkirakan menghantam lautan pada pukul 15.44 GMT. "Zona mendarat sekitar 490 mil laut di barat daya Los Angeles," ucap Coulurlis.

Sejumlah kapal pun dipersiapkan untuk menyambut kedatangan kapsul Dragon. "Akan membutuhkan dua hingga tiga hari untuk kembali ke pelabuhan. Kemudian, kami akan segera ke fasilitas di Texas untuk membuka barang dan inspeksi kapsul secara mendalam," lanjut Coulurlis. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru