Tarif Sewa Frekuensi Blok 3G Melonjak
Pemasukan dari telekomunikasi sebesar 94 persen, sisanya dari televisi.
Tata kelola frekuensi blok ketiga 3G belum selesai, tapi tarif sudah melonjak.
VIVAnews - Ketika negara lain sudah sibuk mengembangkan LTE, Indonesia masih berkutat dengan 3G. Tata kelola frekuensi blok ketiga 3G belum selesai, tapi tarif sewa frekuensi tersebut meningkat 20 persen dari tarif sewa sebelumnya.
"Sekarang tarifnya Rp200 miliar per kanal," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, di Hotel Sahid, Jakarta, Senin 11 Juni 2012.
Tifatul menjelaskan tarif sewa blok 3G sebelumnya Rp175 miliar per tahun. Dengan mengelola sewa frekuensi, Kominfo mampu menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp12,8 triliun pada 2011. Karena pencapaian tersebut, Kominfo diklaim menjadi kementerian penyumbang PNPB terbaik kepada kas negara. "Padahal anggaran untuk Kominfo saja Rp2,8 triliun," sambungnya.
Pada 2010, Kominfo tercatat menyumbang PNBP sebesar Rp10,5 triliun. Dengan memanfaatkan pengelolaan 12 blok 3G, Kominfo mentargetkan meraup PNPB Rp13-Rp14 triliun pada 2012.
Tifatul juga mengatakan pendapatan terbanyak yang diperoleh Kominfo berasal dari sektor telekomunikasi. Hasilnya jauh melampaui sektor penyiaran televisi. "Pemasukan dari telekomunikasi sebesar 94 persen, sisanya dari televisi, padahal masalah banyak di televisi," ujarnya.
- Info Momentum
- Misteri Pembunuhan Presiden Kennedy Dengan Proyek UFO Rahasia
- Kawah Patomski, Kawah Misterius Bentukan Alien di Tengah Hutan Rusia
- "The Count" Penipu Ulung Paling Lihai di Dunia
- Hasta Brata, Misteri Ilmu Kepemimpinan Jawa
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Misteri Suara Denting Lonceng Di Komplek Pemakaman Menteng Pulo
- FOTO: Cantiknya Rosnita Putri Wanita Teman Dekat Arya Wiguna



