TEKNOLOGI

Mantan CEO Panen Uang Usai Rusak BlackBerry

Sekitar US$12 juta dihabiskan untuk membayar pengunduran diri mantan CEO RIM.

ddd
Sabtu, 16 Juni 2012, 09:06 Karlina Octaviany
Mike Lazaridis dan Jim Balsillie
Mike Lazaridis dan Jim Balsillie (Reuters)

VIVAnews - Duo co-CEO vendor BlackBerry, Research In Motion (RIM), Mike Lazaridis dan Jim Balsillie tidak perlu bersedih setelah lepas dari perusahaan itu. Keduanya telah menyaksikan pecahnya RIM. Kegagalan karir mereka justru diganjar paket perpisahan mewah.

Wall Street Journal melaporkan RIM bernilai 16 kali lipat lima tahun lalu dibanding sekarang. Lazaridis dan Balsillie dinilai berjasa untuk keberhasilan lima tahun lalu dan melupakan kerusakan yang disebabkannya kini.

Balsillie diberikan uang pensiun US$7,93 juta untuk tahun fiskal ini. Itu termasuk gaji, bonus, dan paket pemutusan hubungan kerja sekitar US$4,8 juta.

Lazaridis menerima US$3,96 juta untuk gaji dan penghargaan. Dia juga mendapat perpanjangan asuransi kesehatan hingga 10 tahun untuk dia dan keluarganya. Lazaridis juga diberi mobil perusahaan dan fasilitas supir.

Lazaridis dan Balsillie membangun RIM hingga menjadi salah satu raksasa smartphone global. Tapi, mereka menyeret RIM menuju kehancuran setelah gagal melihat iOS Apple dan Android Google sebagai ancaman ketika mulai mencuat pada 2007.

"Lazaridis dan Balsillie merevolusi industri nirkabel dengan mengenalkan BlackBerry. Mereka selamanya akan mengubah cara dunia berkomunikasi," seperti tertulis dalam formulir 6-K RIM bersama Komisi Perdagangan dan Keamanan Amerika Serikat.

Di bawah kepemimpinan mereka, perusahaan sukses menangani berbagai tantangan. Perusahaan juga dengan cepat menaikkan skala menjadi perusahaan global. RIM menjadi pemimpin industri dengan penjualan di lebih dari 175 negara dan mempekerjakan lebih dari 17.000 karyawan. "Selama dekade terakhir, perusahaan mengalami pertumbuhan yang luar biasa dengan peningkatan pendapatan melejit dari US$294 juta menjadi di bawah US$20 miliar," imbuhnya seperti dilansir dari Allthingsd.

Menurut Gizmodo, uang ini seharusnya bisa digunakan untuk merekrut talenta baru demi menyelamatkan RIM dari krisis. Tapi, RIM malah menghabiskannya untuk kedua CEO dengan kinerja buruk ini sementara banyak pegawainya harus diberhentikan. (sj)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
saputra_92
18/06/2012
Blackberry tetap ditangan.
Balas   • Laporkan
doni.antoni.slonongboy
17/06/2012
blacberry bangkrut
Balas   • Laporkan
Harap2 cemas yg punya blackberry....wkwkwkwkw
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru