TEKNOLOGI

Saat Bercinta, Kura-Kura Purba Ini Malah Mati

Apakah yang menyebabkan kematiannya?

ddd
Rabu, 20 Juni 2012, 09:36 Karlina Octaviany
Fosil kura-kura bercinta
Fosil kura-kura bercinta (dailymail.co.uk)

VIVAnews- Kali pertama penemuan fosil hewan bertulang belakang, vertebrata tertangkap basah. Sembilan pasanga fosil ditemukan di Messel Pit, dekat Darmstadt, Jerman. Betina bisa diidentifikasi karena memiliki ekor yang lebih pendek.

Pasangan yang sedang berhubungan intim ini diyakini mati karena gas beracun dari dasar kawah gunung api. Peneliti Universitas Tuebingen, Jerman, Dr. Walter Joyce mengatakan kura-kura ini termasuk spesies langka  Allaeochelys crassesculpta.

Bukti anatomi membuktikan pasangan kura-kura ini jantan dan betina. Tempurungnya mencapai panjang 2 kaki.

"Kami menunjukkan untuk kali pertama pasangan yang terdiri dari satu jantan dan satu betina secara individual. Ekor dari beberapa pejantan tersambung dengan betinanya," ujar Dr. Joyce seperti dilansir dari Daily Mail.

Jantan memiliki ekor yang lebih panjang dari tempurungnya. Sementara betina berukuran cukup pendek untuk bisa masuk ke dalamnya.

Ilmuwan meyakini gas vulkanik berasal dari danau. Selama beberapa waktu gas beracun ini telah menjadi penyebab kematian berbagai hewan sekitarnya. Di wilayah dekat kawah ini, banyak fosil vertebrata ditemukan dalam sendimen. (adi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru