TEKNOLOGI

Respon Internet RI Lebih Baik dari Malaysia

Compuware meluncurkan aplikasi pendeteksi internet lambat.

ddd
Sabtu, 23 Juni 2012, 10:05 Karlina Octaviany, Amal Nur Ngazis
video conferencing untuk PC bisnis
video conferencing untuk PC bisnis (hp.com)

VIVAnews - Perusahaan Compuware mengumumkan peluncuran soal solusi terintegrasi Application Performance Management (APM) dengan Compuware APM Spring 2012 Platform. Solusi ini memperkenalkan sebuah generasi baru dari APM dengan empat inovasi pertama dalam industri di jajaran merek produk yakni Dyana Trace dan Gomez. Mereka membantu pelanggan untuk mengoptimalkan performa dan nilai dari aplikasi-aplikasi bisnis mereka yang sangat penting.

Peluncuran baru ini mewakili fase berikutnya dalam strategi kesatuan
APM di Compuware. Ini merupakan peluncuran perdana dari merek baru
Compuware APM dengan Gomez dan Dyana Trace sebagai bagian dari merek utama d idalamnya.

Aplikasi performa manajemen telah menjadi prioritas utama bagi
kebanyakan organisasi TI. Aplikasi-aplikasi tersebut lebih banyak didistribusikan mobile maupun dinamis.

“Lebih jauh dari sebelumnya, para pemimpin TI ditantang untuk menjaga
tingkatan pelayanan kepada pengguna akhir dan secara proaktif
mendeteksi dan memulihkan masalah-masalah yang ada sebelum
masalah-masalah tersebut mempengaruhi bisnis,” kata Mary Johnston
Turner, Research Vice President, Enterprise System Management Software
Compuware dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Juni 2012.

Belum lama ini Compuware, melakukan riset terhadap kinerja web dari
beberapa sektor. Mereka meneliti mulai dari web pemerintah, perbankan, ISP dan telekomunikasi, retail, hingga travel dan hospitality.

Riset ini dilakukan  setiap jam selama empat minggu, sejak November 2011 sampai Januari 2012 lalu. Pengujian dilakukan dengan cara menanamkan aplikasi Gomez SaaS dan last-mile test di dalam komputasi awan dari Compuware.

Hasilnya, web telekomunikasi dan ISP di Indonesia memiliki respon best
time
lebih baik dibanding Malaysia. Tapi, memiliki respon dengan worst
time
paling lambat di ASEAN.

Rata-rata waktu yang dibutuhkan layanan ini di Indonesia untuk merespon setiap klik sekitar 7,1 detik. Waktu ini lebih lama ketimbang Filipina dengan rata-rata waktu respon 5,1 detik.

Negara lain di ASEAN juga lebih cepat, seperti Vietnam (3,8 detik), Thailand (2,1 detik), dan Singapura (5,3 detik). Tapi, hasil Indonesia lebih baik dari rata-rata waktu respon yang dimiliki Malaysia yakni 11,4 detik.

Waktu respon yang diukur Compuware meliputi tempo yang dibutuhkan
mulai dari akses halaman utama, aplikasi atau konten web, sampai
layanan yang disediakan pihak ketiga.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
roeltomohon
23/06/2012
Memalukan....urutan kedua dari buncit bukan lah hal yang patut dibanggakan, masa dengan Vietnam negara yg baru merdeka kalah...?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru