TEKNOLOGI

Indonesia Miliki Bahasa Terkaya di Dunia

Sepersepuluh bahasa di dunia berada di Indonesia

ddd
Jum'at, 29 Juni 2012, 06:28 Syahid Latif, Bobby Andalan (Bali)
Bahasa di Indonesia merupakan sepersepuluh dunia
Bahasa di Indonesia merupakan sepersepuluh dunia (Amr Dalsh/Reuters)

VIVAnews - Provinsi Bali kembali menjadi tuan rumah perhelatan internasional. Kali ini, Pulau Dewata itu menjadi tuan rumah digelarnya Festival Linguistik Indonesia yang diselenggarakan oleh International Lexical Functional Grammar Assotiation (ILFGA) di Kampus Universitas Udayana.

Wakil Ketua Penyelenggara, I Nyoman Aryawibawa menjelaskan, acara yang bakal diikuti oleh 12 negara itu diharapkan bisa menjadi tonggak penting ilmu linguistik di Indonesia. Alasannya, sepersepuluh lebih dari bahasa-bahasa di dunia ada di Indonesia.

"Ini yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang paling kaya dan beragam kebahasaannya," kata Arya, Kamis 28 Juni 2012.

Dengan pertimbangan kekayaan itu pula, Indonesia  menjadi laboratorium alami bagi penelitian kebahasaan. "Ini sangat penting untuk pengembangan dan terobosan teoritis ilmu bahasa dan penerapannya," tutur Arya.

Meski dokumentasi dan penelitian sudah dilakukan banyak kalangan, namun Arya menilai, masih banyak bahasa-bahasa di Nusantara yang belum terdokumentasikan dengan lengkap dan baik.

Lewat perhelatan ini, Arya berharap Indonesia bisa sejajar dengan negara maju dalam keilmuan, termasuk linguistik. Selama ini, Indonesia dianggap cukup ketertinggalan baik dalam kuantitas maupun kualitas sumber daya manusia yang andal.

Untuk itu, dirinya memandang perlunya  pendidikan, penelitian dan kegiatan lain yang terkait dengan liguistik. Semua itu dilaksanakan secara intensif, berkelanjutan dan berkualitas tinggi serta berstandar internasional guna mengimbangi persaingan global yang semakin ketat.

Acara itu sendiri terselenggara atas inisiatif Universitas Udayana bekerjasama dengan Australian National University (ANU) dan Max Planx Institute, Jerman serta organisasi Masyarakat Linguistik Indonesia (MLI). (eh)

 

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
sam.namikaze
30/06/2012
Nanti kalau sudah di klaim negara lain, baru deh pada bilang cinta bhs daerahnya masing2. Sekarang hal seperti ini masih dianggap remeh, besok baru pd kebakaran jenggot. Gue orang Betawi, gue cinte bahase & budaye betawi.. ^_^
Balas   • Laporkan
iron maiden
29/06/2012
terkaya;kaya nyemot
Balas   • Laporkan
sam.namikaze | 30/06/2012 | Laporkan
Lu kayak orang gak punya bahasa, bahasa lu sendiri lu hina, apa daerah asal lu gak punya bahasa daerah ???
jangan bangga dulu kalau belum bisa menguasai bahasa daerah masing masing
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru