TEKNOLOGI

Ketua Umum PPP Temui Rhoma Irama

PPP menilai ada upaya kriminalisasi atas mubalig.
Minggu, 12 Agustus 2012
Oleh : Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam
Pendukung Rhoma Irama di Panwaslu

VIVAnews - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma Ali dijadwalkan menemui raja dangdut Rhoma Irama pada Minggu 12 Agustus 2012 siang ini. Suryadharma bertamu ke kediaman Rhoma di Jalan Pondok Jaya VI No 14, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Kunjungan ini sekaligus untuk memberikan dukungan moral bagi Bang Haji yang terancam dikriminalkan saat berceramah di Tanjung Duren, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu," kata Sekretaris Fraksi PPP Arwani Thomafi, secara tertulis ke VIVAnews.

Thomafi menjelaskan, upaya kriminalisasi  semakin terlihat ketika Panitia Pengawas Pemilu DKI sudah memanggil Rhoma pekan lalu. "Jika ini dibiarkan, PPP khawatir akan berimbas pada mubalig-mubalig lainnya, tidak hanya di Ibu Kota tapi di seluruh Indonesia. PPP tidak ingin cara-cara Orde Baru yang memperkarakan orang berceramah kembali terjadi di era reformasi ini," kata Thomafi.

Panwaslu DKI Jakarta sendiri mengumumkan hasil rekonstruksi berkaitan dengan ceramah Rhoma Irama yang dilaporkan mengandung unsur SARA pada Minggu sore ini. Ketua Panwaslau DKI Jakarta, Ramdansyah, menyatakan hasil pemeriksaan terkait laporan ceramah Rhoma sudah diselesaikan dengan memintai keterangan saksi yang dianggap berkaitan dengan hal itu.

Menurut Ramdansyah, selain telah memintai informasi langsung dari Rhoma Irama, warga dan jamaah Masjid Al Isra, Panwaslu juga sudah memanggil tim sukses Jokowi-Ahok yang diwakili Deni Iskandar.

Rhoma Irama telah menjelaskan duduk perkara ceramahnya, bahwa jika seorang muslim memilih pemimpin yang bukan sesama muslim maka akan menjadi musuh Allah. Ia pun bersikeras berpendapat menyampaikan ayat kitab suci di rumah ibadah bukan suatu kesalahan. Bahkan seluruh agama juga akan menerima hal tersebut.

TERKAIT