TEKNOLOGI

Orangutan Perokok yang Mendunia Melahirkan

Kelahiran secara alami. "Tahu-tahu. Tori sudah menggendong bayi."

ddd
Kamis, 27 September 2012, 16:12 Elin Yunita Kristanti, Fajar Sodiq (Solo)
 Orangutan Tori melahirkan
Orangutan Tori melahirkan (Fajar Sodiq (Solo))

VIVAnews - Tori, orangutan perokok koleksi Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo sempat membuat dunia mengelus dada, gara-gara kebiasaan jeleknya, merokok sampai kecanduan. Polahnya itu sampai ramai diberitakan media luar.

Setelah diasingkan ke pulau buatan di tengah telaga, Tori dan pasangannya, Didi hidup sehat. Satwa betina itu tak bisa lagi mengacungkan dua jari untuk meminta rokok pada pengunjung. Berita bahagia kembali datang: Tori melahirkan seekor bayi.

Kelahiran bayi orangutan itu tersebut diperkirakan pada Rabu, 26 September 2012, kemarin. Pantauan VIVAnews, Tori tampak menggendong bayinya, mengambil makanan. Ia tak beranjak dari kandangnya yang berbentuk mirip gua. Tori hanya ke luar saat dipanggil pawangnya yang memberinya pakan.
 
Sedangkan pasangan Tori, Didi tampak berkeliaran di sekitar kandang yang dibatasi danau kecil. Sang pawang harus menggunakan perahu kecil untuk sampai di pulau, tempat Tori dan Didi direhabilitasi.
 
Direktur Utama, Lilik Kristianto mengatakan kelahiran bayi orangutan diketahui oleh pawang pada Rabu pagi kemarin. Saat itu sang pawang  akan memberikan pakan kepada Tori dan Didi. "Tahu-tahu. Tori sudah menggendong bayi," kata dia kepada VIVAnews, Kamis, 27 September 2012.
 
Menurut dia, proses kelahiran bayi orangutan itu secara alami seperti halnya proses kelahiran di alam bebas. "Tahu sudah melahirkan bayi orangutan, tim dokter langsung memantau kesehatan bayi dan induknya secara visual. Selain tim dokter, kini pawang orangutan juga memantaunya selama 24 jam," tuturnya.
 
Lilik mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa mengetahui jenis kelamin dari bayi orangutan itu. Selain itu, bayi orangutan tersebut juga belum sempat diberi nama. "Kita menunggu perkembangannya lebih dulu," katanya.
 
Kehamilan Tori diketahui oleh tim dokter sejak kedua orangutan itu masih tinggal di kandang lama. Tori dan Didi baru direlokasi ke tempat rehabilitasi di pulau itu baru sekitar bulan Juli lalu."Tim dokter menyebutkan kehamilan Tori telah berlangsung sejak 9 bulan yang lalu," ujarnya.
 
Awalnya sempat dikhawatirkan kecanduan merokok Tori akan mempengaruhi kehamilannya. "Tetapi ternyata tidak. Bahkan, sebelum dipindahkan ke kandang baru kondisinya juga sudah clear semua," papar Lilik.

Tori, orangutan ini kecanduan merokok



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com