TEKNOLOGI

Studi: Seberapa Besar Pengaruh Ukuran Alat Vital Pria?

Ukurannya selalu menjadi debat. Ini jawabannya secara ilmiah.

ddd
Rabu, 10 April 2013, 02:16 Muhammad Chandrataruna, Amal Nur Ngazis, Anda Nurlaila (Bogor)
 Penelitian tentang ukuran alat vital ini dilakukan mengingat banyak debat
Penelitian tentang ukuran alat vital ini dilakukan mengingat banyak debat  
VIVAnews - Sesuai namanya, alat vital pria menjadi sesuatu yang penting untuk meningkatkan daya tarik di depan wanita. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan oleh University of Ottawa, Kanada, menunjukkan bahwa panjang alat vital pria menjadi tolok ukur bagi para wanita dalam menilai daya tarik seksual pasangan.

"Kami menemukan bahwa ukuran alat vital yang lunak memiliki pengaruh signifikan pada daya tarik laki-laki," papar studi tersebut, yang telah terbit dalam Prosiding National Academy of Science.

Disebutkan bahwa pria dengan alat vital yang besar dinilai relatif lebih menarik, Cbc melansir, 9 April 2013.

Penelitian tentang ukuran alat vital ini dilakukan mengingat banyak debat soal ukuran dan hubungannya dengan daya tarik seksual.

Dalam studi sebelumnya, sejumlah peneliti telah berusaha menemukan apa yang disukai wanita dari fisik para pria. Namun, metode yang digunakan memiliki keterbatasan.

"Ketika Anda langsung menyingung topik yang sensitif itu, Anda cenderung mendapatkan tanggapan yang bias," ujar Brian Mautz, ahli biologi.

Untuk itu, studi Mautz mencoba dengan cara lain. Ia memperkenalkan tiga varian penampilan pria yang dijadikan tolak ukur: bentuk tubuh (rasio bahu ke pinggul), tinggi, dan ukuran alat vital.

Variabel tersebut disajikan Mautz dalam tujuh gradien (tanjakan) dari kecil hingga besar dan bercampur, sampai menghasilkan 343 kombinasi gambar pria telanjang yang terkomputerisasi.

Bentuk Tubuh 'V' Jadi Favorit

Selanjutnya, sebuah kelompok studi dari 105 perempuan heteroseksual ditanya, mana gambar yang paling menarik secara seksual. Hasilnya, para wanita itu lebih suka dengan pria yang tinggi, panjang dan bentuk tubuh 'V'.

Secara keseluruhan, variabel bentuk tubuh menyumbang sekitar 80 persen dari variasi skor daya tarik seksual. Ukuran alat vital hanya berkontribusi sekitar enam persen, dan panjangnya sekitar lima persen.

"Temuan menunjukkan bahwa seleksi ukuran alat vital secara potensial sekuat seleksi pada tinggi seseorang," kata Mautz. Hal itu diperkuat dengan waktu respons untuk ukuran alat vital  lebih lama dibandingkan variabel gambar lain.

"Temuan ini konsisten dengan pola pada orang dewasa di mana rangsangan yang menarik dipandang lebih lama," tambahnya.

Rumusan Menarik

Menurut Mautz, apa yang benar-benar menarik adalah interaksi antara tiga sifat tersebut.

"Jika Anda punya tinggi rata-rata, ukuran alat vital yang besar mempengaruhi daya tarik Anda," dia menjelaskan.

"Tapi, jika Anda berpostur pendek, tidak jadi masalah berapa ukuran alat vital Anda," sambung Mautz.

Secara statistik, pria dengan tinggi 185 cm memiliki daya tarik dua kali lebih besar dibandingkan pria dengan tinggi 165 cm, karena pria 185 cm memiliki alat vital lebih panjang 6-10 cm.

Mautz mengakui, kategori daya tarik seksual tersebut belum pakem, karena masih banyak faktor lain yang mempengaruhi, misalnya soal besar otot dan bentuk senyum dari pria.

Dia mempertimbangkan, tekanan evolusi dapat mengubah kategori daya tarik seksual.

"Ini menunjukkan bahwa wanita dapat memberikan suatu pilihan dan pengaruh evolusi genital, yang merupakan daerah yang relatif understudied (kurang dipelajari)," katanya. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rossesr
10/04/2013
punya saya besar, terus mau apa
Balas   • Laporkan
dhalgombez | 10/04/2013 | Laporkan
Cepit no lawang wae mas...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com