TEKNOLOGI

Gaun Pengantin Berhias 10 Ribu Tag Harga

Sang pengantin wanita sendiri yang membuatnya.
Selasa, 16 April 2013
Oleh : Mutia Nugraheni
Gaun pengantin Stephanie Watson berhias tag harga roti
VIVAlife - Tag harga pada bungkus roti mungkin Anda buang begitu saja. Tapi tidak dengan Stephanie Watson. Ia justru mengumpulkan dan menjahit satu-persatu untuk menghias gaun pengantinnya.

Merupakan perpaduan dari tag harga masa sekarang, masa lalu, hasil meminta, gaun pengantin yang dikenakannya dihiasi berbagai warna. Ada tag yang berwarna merah, biru, kuning dan putih. Sang suami, Will Wapling, serta teman dan saudara Watson membantunya mengumpulkan tag harga tersebut.

"Kami mengumpulkannya dalam sebuah kantung plastik besar yang kemudian disulap jadi gaun indah oleh Watson," ujar Wapling, dikutip dari ecouterre.com.

Watson memang berprofesi sebagai perancang busana. Sejak lama ia bercita-cita untuk membuat sendiri gaun pengantinnya. Ide gila untuk mengumpulkan tag harga pun muncul dari candaannya dengan Wapling. Mereka ingin gaun yang dikenakan Watson berbalut tag harga di bungkus roti.

Mendengar ide seru Watson, sanak kerabat dan keluarganya sangat bersemangat. Mereka jadi ikut mengumpulkan satu demi satu tag harga roti dan memberikannya pada Watson. Mengunakan skala tertentu ia pun mulai membuat pola busana yang tak biasa dengan teknik jahitan yang rumit.

Pembuatan gaun pengantin dari tag harga

Sebanyak 10 ribu tag berhasil disambungnya menggunakan mesin jahit. Total harga gaun unik cukup murah sekitar US$36 atau Rp350ribu, tapi membutuhkan ratusan jam untuk membuatnya. Meskipun harganya tak seberapa, tapi di gaun ini terdapat tanggal di tiap tag harga, yang bisa membawa memori Watson dan Wapling ke hari-hari ketika mereka masih berpacaran. (eh)


TERKAIT