TEKNOLOGI

Inggris Tak Tertarik Lagi Berburu UFO, Kenapa?

Kementerian Pertahanan Inggris menutup seksi khusus UFO.

ddd
Minggu, 23 Juni 2013, 07:10 Sandy Adam Mahaputra
Dua penampakan benda yang diduga UFO di Langit Inggris
Dua penampakan benda yang diduga UFO di Langit Inggris (Ibtimes)
VIVAnews - Kementerian Pertahanan Inggris menutup seksi khusus UFO karena dinilai "tidak berguna". Seksi itu ditutup pada Desember 2009, meski ada peningkatan laporan publik akan penampakan UFO.

Pengungkapan ini diketahui dari dokumen Arsip Nasional Inggris terkait UFO, antara 2007 dan November 2009. Laporan itu menunjukkan adanya penampakan UFO di sejumlah lokasi, termasuk situs purbakala Stonehenge.

Di antara 25 dokumen, beberapa mengatakan ada kontak dengan mahluk dari planet asing. Dalam jumpa pers pada November 2009, seorang pegawai sipil, Carl Mantell dari Komando udara RAF mengatakan Kementerian Pertahanan harus berusaha mengurangi pekerjaan UFO.

Seksi khusus UFO menyerap banyak tenaga kerja, tetapi tidak ada hasil yang berguna untuk pertahanan. Justru mencegah staf dari aktivitas penting terkait pertahanan.

Menteri Pertahanan saat itu, Ainsworth, mengatakan dalam 50 tahun, tidak ada satu pun laporan penampakan UFO yang diterima Kementerian yang berhasil mengungkapkan sesuatu terkait keberadaan mahluk planet lain atau ancaman atas militer Inggris.

Memo kementerian menegaskan "tidak ada untungnya bagi pertahanan" jika mereka terus mencatat, merekam, mempelajari atau menyelidiki penampakan-penampakan itu.

"Mengesampingkan apa yang orang pikir dan klaim (tentang UFO), kementerian pertahanan tidak memiliki keahlian untuk menyikapi masalah atau pertanyaan tentang keberadaan UFO, atau bentuk kehidupan makhluk asing lainnya, namun kami tetap berpikiran terbuka," demikian pernyatan MoD (Ministry of Defence) dilansir Guardian. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com