TEKNOLOGI

Kenapa Baterai dari Kayu Diklaim Bakal Lebih Kuat?

Lebih efisien ketimbang Lithium, dan lebih ramah lingkungan.
Minggu, 23 Juni 2013
Oleh : Muhammad Chandrataruna, Tommy Adi Wibowo
Serat kayu

VIVAnews - Sebuah potongan kayu yang sudah dilapisi oleh timah ternyata mampu membuat baterai kecil menjadi lebih tahan lama, lebih efisien, dan ramah lingkungan.

Tapi, Anda jangan mencobanya dulu di rumah, karena saat ini tim peneliti dari University of Maryland, Amerika Serikat, masih menguji coba beberapa komponen di dalam baterai yang berukuran 1.000 kali lebih tipis dari kertas ini.

Science Daily melansir pada 23 Juni 2013, baterai ini menggunakan komponen natrium, bukan lithium yang biasa digunakan pada baterai.

Memang, natrium tidak seefisien seperti pada baterai lithium saat menyimpan energi. Tapi, dimensi baterai natrium yang tipis membuatnya tidak terlihat menempel pada sebuah ponsel.

"Selain itu, biaya pembuatan baterai natrium lebih murah, sangat ideal untuk menyimpan energi, seperti pada energi surya pada pembangkit listrik," kata Liangbing Hu, Profesor Ilmu Material dari University of Maryland, AS.

Hu menambahkan kebanyakan baterai yang beredar di masyarakat berbentuk kaku, sehingga mudah rusak ketika menyimpan energi yang terlalu besar.

"Kami dan tim menemukan serat kayu yang cukup lentur dan mampu melakukan 400 kali siklus pengisian energi. Ini seperti teknologi pada nano baterai yang sangat tahan lama," ujar Hu.

Dia mengisahkan ide pembuatan dari baterai dari kayu ini adalah ketika melihat serat kayu mampu menyimpan elektrolit cair. Cara kerja itu sama dengan pada sistem baterai yang menyimpan energi.

"Setelah pemakaian dan pengisian baterai selama ratusan kali, maka kayu akan kering dan keriput. Tapi, berdasarkan model komputer diketahui bahwa kayu yang kering mampu mengatasi perubahan energi pada ion natrium," jelas Hu. "Itu adalah kunci dari kekuatan baterai natrium yang sedang kami buat." (kd)

 

TERKAIT
TERPOPULER