TEKNOLOGI

FOTO: Pesona Komet Ison di Ruang Angkasa

Pijarnya mengalahkan terang bintang-bintang. Sangat indah.

ddd
Senin, 29 Juli 2013, 12:05 Muhammad Chandrataruna, Tommy Adi Wibowo
Komet Ison [foto ilustrasi]
Komet Ison [foto ilustrasi] (NASA)
VIVAnews - Teleskop Hubble milik Badan Antariksa Amerika Serikat kembali berhasil menangkap gambar penampakan komet Ison.

Komet yang disebut-sebut sebagai salah satu komet yang terlihat paling terang itu memancar cahaya yang sangat indah di ruang angkasa.

Foto yang diambil oleh Hubble pada 30 April itu terdiri dari lima gambar komet Ison yang telah disatukan. Hasilnya, cahaya terang komet Ison menyala dengan latar belakang galaksi dan bintang-bintang.

"Hasil foto ini bukan hanya bagian dari ilmu pengetahuan, tapi juga menjadi sebuah seni. Komet Ison terlihat paling jelas di antara bintang yang redup," kata Josh Sokol, peneliti dari Space Telescope Science Institute di Baltimore, AS, dilansir Space, 29 Juli 2013.

Dia menambahkan, lima foto yang diambil oleh Teleskop Huble menggunakan Wide Field Camera 3 Ultraviolet-Visible (UVIS) instrumen.

"Kamera tersebut menggunakan tiga filter. Pertama, filter yang bisa mengirimkan cahaya kuning dan hijau, sehingga menghasilkan warna biru pada gambar. Sedangkan dua filter lainnya membaca warna merah, seperti cahaya inframerah," ujar Sokol.

"Secara umum, warna foto menjadi lebih merah tua daripada berwarna biru. Itu mungkin akibat dari pantulan sinar dari benda-benda yang ada di galaksi," tambahnya.

Berikut foto Komet Ison yang berhasil ditangkap Hubble:


Para peneliti memperkirakan komet Ison akan mengelilingi Matahari dan akan mencapai jarak terdekat dengan Bumi, yaitu sekitar 1,2 juta kilometer pada 28 November 2013. Pada saat ini, Ison akan terlihat di Bumi seperti sebuah bulan purnama.

Saat ini, banyak peneliti yang berlomba-lomba meneliti komet Ison. Mereka ingin mengetahui, komet Ison terbentuk dari apa, bagaimana reaksinya dengan lingkungannya, atau mungkin saja komet Ison bisa menjelaskan tentang asal usul terbentuknya Tata Surya.

NASA juga memfasilitasi para peneliti dan astronom dengan menyediakan telekop yang berbasis di ruang angkasa dan Bumi.
Nantinya, teleskop itu bisa digunakan untuk melakukan penelitian tentang komet Ison.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com