TEKNOLOGI

Ikan Raksasa Berukuran Dua Kali Bus

Panjangnya 15 meter. Bobotnya setara tiga kali gajah Afrika.

ddd
Kamis, 1 Agustus 2013, 13:59 Muhammad Chandrataruna, Tommy Adi Wibowo
Leedsichthys, ikan purba raksasa yang berukuran dua kali bus, bobotnya setara 3 kali lipat gajah Afrika. [Foto ilustrasi]
Leedsichthys, ikan purba raksasa yang berukuran dua kali bus, bobotnya setara 3 kali lipat gajah Afrika. [Foto ilustrasi] (wikia.com)
VIVAnews - Peneliti dari University of Bristol, Inggris, menemukan sebuah fosil ikan raksasa yang berukuran panjang hingga 15 meter. Ukuran itu lebih besar dari hiu dan beratnya hampir sama dengan dua bus panjang, atau tiga gajah Afrika.

Fosil itu adalah Leedsichthys, makhluk raksasa pemakan plankton. Kepunahannya hampir bersamaan dengan hilangnya dinosaurus-dinosaurus di muka Bumi, demikian dilansir Daily Mail, 1 Agustus, 2013.

Para peneliti percaya, ikan raksasa itu mampu tumbuh sekitar sembilan meter pada usia 20 tahun, dan menjadi 16,5 meter pada umur 38 tahun. Jauh lebih besar dari ukuran paus terbesar yang ada pada saat ini.

Fosil spesies ikan ini pertama kali ditemukan oleh peneliti bernama Alfred Nicholson Leeds pada tahun 1886. Tapi, ketika itu sangat sulit mengidentifikasi ukuran panjangnya, karena fosil-fosil yang ditemukan hanya berbentuk fragmen-fragmen kecil.

Namun, pada saat ini, para peneliti sudah mampu memeriksa potongan-potongan sampel untuk mengetahui umur dan posisi insangnya.

Ikan purba ini diperkirakan memiliki bobot sekitar 21,5 ton, setara dengan berat dua bus atau tiga gajah Afrika. Ikan yang hanya mampu bertahan hidup sampai usia 40 tahun ini mempunyai mulut lebar, fungsinya untuk menyedot ribuan ikan kecil, udang, dan ubur-ubur.


Ketika pertama kali ditemukan, menurut Profesor Jeff Liston, peneliti dari University of Bristol, bentuk kerangka ikan Leedsichthys sangat buruk. Hanya berupa fragmen-fragmen kecil, sulit untuk mengetahui berapa ukuran yang sebenarnya.

"Tapi, kini para peneliti telah mampu mengidentifikasi ikan itu dengan menganalisis tulang-tulangnya, sehingga kami mendapatkan perkiraan umur dan ukuran dari ikan raksasa itu," kata Liston.

Dia menambahkan, keberadaan ikan-ikan berukuran besar sangat penting untuk membuktikan, apakah di zaman dinosaurus dulu plankton-plankton di dalam lautan hari ini sudah hidup.

"Hasil ini memiliki kaitannya dengan produktivitas biologi di dalam laut, dan bagaimana produktivitas mereka berubah dari waktu ke waktu," tutup Liston.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
omongkosong peneliti yg cari sensasi doang
Balas   • Laporkan
widartokss
02/08/2013
Tadi malam saya nonton Kompas TV, acaranya sedang men-shoot (artinya ikannay masih ada) ikan paus dengan bobot 200 ton (dual kalai dinosaurus terbesar) dan umurnya bisa 200 tahun. Jadi ikan di atas masih kecil dibanding ikan paus itu
Balas   • Laporkan
irfan.freeboy.1
01/08/2013
MANCINGGGG MANIAAAAAAA,,,,??? YESSSSS
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com